Selamat Datang Di BLOG Saya :)

Selasa, 08 Oktober 2013

Tuhan Sembilan Senti


Oleh: Taufiq Ismail

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok, tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok.

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok.

Sabtu, 23 Maret 2013

7 SIFAT ALAMI WANITA

1. Wanita Suka Di Dengarkan.
Jadi kalau dia sedang marah, dengarkan
saja. Kalau diladeni, tujuh hari tujuh malam
dia tahan bertengkar !

2. Wanita Suka Kelembutan.
Jangan pernah sekali-kali kasar pada
wanita, karena wanita bisa menjadi lebih
kasar.

3. Wanita Suka Di Beri Kejutan-Kejutan­­
Kecil.
Tidak harus memberi emas berlian pada
sang isteri, cukup kecupan mesra di kening
tapi penuh cinta nan lembut.

4. Sentuhlah Wanita Dengan Kasih Yang
Sesungguhnya.
Kasih ini akan membuat wanita
memberikan cinta yang lebih.

5. Berikan Perhatian Setiap Saat.
Ketika tidur pun sebenarnya wanita ingin
diperhatikan. Ketersipuannya menandakan
rasa senangnya diperhatikan.

6. Kirim Selalu Kata-Kata Mesra Yang
Menggoda.
Walau kata-kata cinta terasa biasa, tidak
bagi wanita. Kata-kata “Aku kangen kamu
sayang”, atau “Sehari tanpa mendengar
suaramu, aku bisa gila”, atau “Hanya kamu yang membuatku tergila-gila”, sudah cukup
membuat hati wanita melambung ke langit
tujuh. Menggetarkan relung-relung hati dan
jiwanya. (Ayo ngaku :P)

7. Wanita Memang Unik Dan Spesial.
Sayangi dia, dan Anda akan mendapatkan
ribuan kali lipat cintanya. :D

= = = = = = >
SubhanAllah . . .

Senin, 25 Juni 2012

4 KOPIAH

Karya Faqih Sulthan

Gema tahlil muazin membahana ke seluruh rimba muria, pertanda mega merah telah tiada. Sebagai masjid yang diapit empat asrama di setiap mata anginnya. Bukan hal yang aneh jika masjid seolah dikrumuni jutaan santri.

Sejak takbiratulikrom tertunaikan, udara dingin yang menyusup kedalam masjid membuat cengkramanku semakin kencang. Hal serupa nampaknya juga dirasakan seluruh santri disolat isyak kala itu.
Takbir, rukuk dan sujud sudah menjadi irama rohani, semenjak aku berada di ma’had ini empat tahun silam. Wajah-wajah pucat kami saling menyapa ke kanan dan ke kiri, jemari kami terhitung tertib bersama lafat-lafat dzikir yang keluar dari bibir kami.

Usai sholat ba’diyah, terdengar dari sound usang masjid berisi pemanggilan nama-nama santri yang terjerat pelanggaran. Dari shof paling depan berdiri Takim, santri dari asrama selatan. Santri yang satu ini terkenal gemar mengotak-atik inventaris ma’had. Dan sepertinya pelanggaran yang ia lakukan juga tak jauh dari itu.
Kemudian tepat di sampingku menyusul Afif, santri dari asrama utara ini terkenal gerang dan menakutkan. Hampir seluruh santri takut dengannya mungkin karena tubuhnya yang kekar atau mungkin wajahnya yang sangar.