1. Wanita Suka Di Dengarkan.
Jadi kalau dia sedang marah, dengarkan
saja. Kalau diladeni, tujuh hari tujuh malam
dia tahan bertengkar !
2. Wanita Suka Kelembutan.
Jangan pernah sekali-kali kasar pada
wanita, karena wanita bisa menjadi lebih
kasar.
3. Wanita Suka Di Beri Kejutan-Kejutan
Kecil.
Tidak harus memberi emas berlian pada
sang isteri, cukup kecupan mesra di kening
tapi penuh cinta nan lembut.
4. Sentuhlah Wanita Dengan Kasih Yang
Sesungguhnya.
Kasih ini akan membuat wanita
memberikan cinta yang lebih.
5. Berikan Perhatian Setiap Saat.
Ketika tidur pun sebenarnya wanita ingin
diperhatikan. Ketersipuannya menandakan
rasa senangnya diperhatikan.
6. Kirim Selalu Kata-Kata Mesra Yang
Menggoda.
Walau kata-kata cinta terasa biasa, tidak
bagi wanita. Kata-kata “Aku kangen kamu
sayang”, atau “Sehari tanpa mendengar
suaramu, aku bisa gila”, atau “Hanya kamu yang membuatku tergila-gila”, sudah cukup
membuat hati wanita melambung ke langit
tujuh. Menggetarkan relung-relung hati dan
jiwanya. (Ayo ngaku :P)
7. Wanita Memang Unik Dan Spesial.
Sayangi dia, dan Anda akan mendapatkan
ribuan kali lipat cintanya. :D
= = = = = = >
SubhanAllah . . .
Sabtu, 23 Maret 2013
Senin, 25 Juni 2012
4 KOPIAH
Karya Faqih Sulthan
Gema tahlil muazin membahana ke seluruh rimba muria, pertanda mega merah telah tiada. Sebagai masjid yang diapit empat asrama di setiap mata anginnya. Bukan hal yang aneh jika masjid seolah dikrumuni jutaan santri.
Sejak takbiratulikrom tertunaikan, udara dingin yang menyusup kedalam masjid membuat cengkramanku semakin kencang. Hal serupa nampaknya juga dirasakan seluruh santri disolat isyak kala itu.
Takbir, rukuk dan sujud sudah menjadi irama rohani, semenjak aku berada di ma’had ini empat tahun silam. Wajah-wajah pucat kami saling menyapa ke kanan dan ke kiri, jemari kami terhitung tertib bersama lafat-lafat dzikir yang keluar dari bibir kami.
Usai sholat ba’diyah, terdengar dari sound usang masjid berisi pemanggilan nama-nama santri yang terjerat pelanggaran. Dari shof paling depan berdiri Takim, santri dari asrama selatan. Santri yang satu ini terkenal gemar mengotak-atik inventaris ma’had. Dan sepertinya pelanggaran yang ia lakukan juga tak jauh dari itu.
Kemudian tepat di sampingku menyusul Afif, santri dari asrama utara ini terkenal gerang dan menakutkan. Hampir seluruh santri takut dengannya mungkin karena tubuhnya yang kekar atau mungkin wajahnya yang sangar.
Selasa, 01 Mei 2012
Mahfudzot - Hal-hal yg merusak manusia
إنَّ الشَبَابَ وَالفَرَاغَ وَالجِدَةَ مَفْسَدَةٌ لِلْمَرْءِ أَيَّ مَفْسَدَةٍ
Artinya : Sesungguhnya masa muda, waktu luang, dan harta benda, adalah sehebat-hebatnya pengrusak untuk manusia.
Yaahh..sebagai seorang manusia, saya merasakan benar betapa ketiga perkara di atas sangat mempengaruhi kualitas kita sebagai manusia. Dari segi keimanan, kerajinan, sampai dengan akhlak kita. Ketiga hal di atas bisa membuat iman kita turun, membuat kita malas, dan lain sebagainya. Marilah kita bahas sedikit demi sedikit.
Yang pertama adalah masa muda. Masa muda merujuk pada seseorang antara usia 18 dan 39, di bawah itu adalah remaja dan di atas itu adalah usia pertengahan. Orang muda biasanya sehat, dan jarang menjadi sasaran penyakit maupun masalah akibat penuaan.
Ya, masa muda inilah dimana manusia mencari jati dirinya. Mereka mencari contoh dari masyarakat di sekitarnya. Bila lingkungannya buruk, maka tak ayal akan buruk pula dirinya. Lihatlah bagaimana anak muda saat ini lebih senang melakukan hal yang sia-sia. Saya pun kadang begitu,memang susah sekali melawan hal ini ya kawan-kawan.
Waktu muda, kata sebagian orang adalah waktu untuk hidup foya-foya, masa untuk bersenang-senang. Sebagian mereka mengatakan, “Kecil dimanja, muda foya-foya, tua kaya raya, dan mati masuk surga.” Inilah guyonan sebagian pemuda. Bagaimana mungkin waktu muda foya-foya, tanpa amalan sholeh, lalu mati bisa masuk surga. Sungguh hal ini dapat kita katakan sangatlah mustahil. Untuk masuk surga pastilah ada sebab dan tidak mungkin hanya dengan foya-foya seperti itu.
Jelas yah teman-teman kalau masa muda bisa membuat manusia menjadi jahat, mempunyai akhlak buruk, memberikan contoh buruk kepada anak-anak kecil, dan yang pasti masuk neraka juga kali ya?!
Yang kedua adalah waktu luang. Waktu luang benar-benar membuat orang bisa berbuat maksiat. Misalnya mengkhayal, bermain komputer atau PS, BBM-an dll. Mendingan kita cari kegiatan ya..jangan sampai waktu luang menghancurkan kita.
Yang terakhir adalah harta benda. Hal ini tentu agan-agan sekalian sudah lihat contohnya ya?! Lihat aja bagaimana orang berlomba-lomba demi harta benda, sampai-sampai lupa kepada kewajibannya semisal sholat, mengaji, mendidik anak mungkin, dan banyak lagi hal yang menjadi rusak karena mencari harta. Begitu pula ketika harta telah diraih, harta tersebut membuat orang lupa diri, berfoya-foya, kikir, riya, dsb.
Kira-kira anda begitu???jangan sampai yahh.. Menurut saya, semua hal baik, kalau tidak kebanyakan.. kecuali ibadah... Lalu bagaimana bila anda orang tua yang ingin anaknya tidak jatuh ke dalam pergaulan bebas?? Ini ada beberapa pendapat saya.mohon maaf kalau tidak sependapat dengan anda;
-Biasakan berdiskusi dengan anak anda, meskipun ada sebagian anak yang tertutup dan sangat tidak ingin membicarakan hal-hal yang bersifat pribadi.
-Beri pemberitahuan tentang hal-hal yang dilarang beserta alasannya!
-Kadang ada anak yang keras sifatnya, kalau diberitahu malah marah. Biarkan dia merasakan sendiri akibatnya dalam beberapa hal yang salah. Dengan begitu dia akan belajar dari pengalaman!
-Lebih baik sibukkan anak-anak anda dengan beberapa kegiatan yang bermanfaat. Misalnya Karate, Kursus, Sekolah Bola, dll. Dengan begitu tak ada waktu luang bagi anak anda untuk melakukan hal yang tidak baik.
Jadi mari kita berbenah diri dan saling introspeksi.
Artinya : Sesungguhnya masa muda, waktu luang, dan harta benda, adalah sehebat-hebatnya pengrusak untuk manusia.
Yaahh..sebagai seorang manusia, saya merasakan benar betapa ketiga perkara di atas sangat mempengaruhi kualitas kita sebagai manusia. Dari segi keimanan, kerajinan, sampai dengan akhlak kita. Ketiga hal di atas bisa membuat iman kita turun, membuat kita malas, dan lain sebagainya. Marilah kita bahas sedikit demi sedikit.
Yang pertama adalah masa muda. Masa muda merujuk pada seseorang antara usia 18 dan 39, di bawah itu adalah remaja dan di atas itu adalah usia pertengahan. Orang muda biasanya sehat, dan jarang menjadi sasaran penyakit maupun masalah akibat penuaan.
Ya, masa muda inilah dimana manusia mencari jati dirinya. Mereka mencari contoh dari masyarakat di sekitarnya. Bila lingkungannya buruk, maka tak ayal akan buruk pula dirinya. Lihatlah bagaimana anak muda saat ini lebih senang melakukan hal yang sia-sia. Saya pun kadang begitu,memang susah sekali melawan hal ini ya kawan-kawan.
Waktu muda, kata sebagian orang adalah waktu untuk hidup foya-foya, masa untuk bersenang-senang. Sebagian mereka mengatakan, “Kecil dimanja, muda foya-foya, tua kaya raya, dan mati masuk surga.” Inilah guyonan sebagian pemuda. Bagaimana mungkin waktu muda foya-foya, tanpa amalan sholeh, lalu mati bisa masuk surga. Sungguh hal ini dapat kita katakan sangatlah mustahil. Untuk masuk surga pastilah ada sebab dan tidak mungkin hanya dengan foya-foya seperti itu.
Jelas yah teman-teman kalau masa muda bisa membuat manusia menjadi jahat, mempunyai akhlak buruk, memberikan contoh buruk kepada anak-anak kecil, dan yang pasti masuk neraka juga kali ya?!
Yang kedua adalah waktu luang. Waktu luang benar-benar membuat orang bisa berbuat maksiat. Misalnya mengkhayal, bermain komputer atau PS, BBM-an dll. Mendingan kita cari kegiatan ya..jangan sampai waktu luang menghancurkan kita.
Yang terakhir adalah harta benda. Hal ini tentu agan-agan sekalian sudah lihat contohnya ya?! Lihat aja bagaimana orang berlomba-lomba demi harta benda, sampai-sampai lupa kepada kewajibannya semisal sholat, mengaji, mendidik anak mungkin, dan banyak lagi hal yang menjadi rusak karena mencari harta. Begitu pula ketika harta telah diraih, harta tersebut membuat orang lupa diri, berfoya-foya, kikir, riya, dsb.
Kira-kira anda begitu???jangan sampai yahh.. Menurut saya, semua hal baik, kalau tidak kebanyakan.. kecuali ibadah... Lalu bagaimana bila anda orang tua yang ingin anaknya tidak jatuh ke dalam pergaulan bebas?? Ini ada beberapa pendapat saya.mohon maaf kalau tidak sependapat dengan anda;
-Biasakan berdiskusi dengan anak anda, meskipun ada sebagian anak yang tertutup dan sangat tidak ingin membicarakan hal-hal yang bersifat pribadi.
-Beri pemberitahuan tentang hal-hal yang dilarang beserta alasannya!
-Kadang ada anak yang keras sifatnya, kalau diberitahu malah marah. Biarkan dia merasakan sendiri akibatnya dalam beberapa hal yang salah. Dengan begitu dia akan belajar dari pengalaman!
-Lebih baik sibukkan anak-anak anda dengan beberapa kegiatan yang bermanfaat. Misalnya Karate, Kursus, Sekolah Bola, dll. Dengan begitu tak ada waktu luang bagi anak anda untuk melakukan hal yang tidak baik.
Jadi mari kita berbenah diri dan saling introspeksi.
Langganan:
Postingan (Atom)
|
|
